Bisnis yang cocok menggunakan Google Ads biasanya punya satu kesamaan, calon pelanggan mereka sudah lebih dulu mencari kebutuhannya lewat Google.

Contents
- 1 Kenapa Google Ads Efektif untuk Bisnis Tertentu
- 2 1. Bisnis Jasa yang Dibutuhkan Secara Mendesak
- 3 2. Bisnis Berbasis Lokasi
- 4 3. Bisnis dengan Produk Bernilai Tinggi
- 5 4. Bisnis B2B
- 6 5. Bisnis yang Mengandalkan Pemesanan atau Konsultasi
- 7 Ciri Bisnis yang Cocok Menggunakan Google Ads
- 8 Saatnya Coba Google Ads untuk Bisnis Anda
Kenapa Google Ads Efektif untuk Bisnis Tertentu
Google masih jadi mesin pencari paling banyak dipakai di Indonesia. Berdasarkan data GoodStats, pengguna Google di Indonesia mencapai 97,3 persen pada tahun 2022. Artinya, saat orang membutuhkan produk atau jasa, mereka lebih dulu mengetikkan kebutuhannya di Google sebelum mencari ke tempat lain.
Iklan Google Ads memanfaatkan momen ini. Bisnis Anda muncul tepat saat calon pelanggan sedang mencari solusi atas kebutuhan mereka, bukan saat mereka sekadar scrolling tanpa niat membeli.
1. Bisnis Jasa yang Dibutuhkan Secara Mendesak
Bisnis jasa yang sifatnya darurat paling cepat mendapat hasil dari Google Ads. Saat orang mengalami masalah mendadak, mereka langsung membuka Google dan mengetik kebutuhannya, tanpa banyak membandingkan opsi.
Contoh bisnisnya.
- Jasa sedot WC
- Service AC
- Jasa tukang kunci
- Reparasi elektronik
- Jasa towing atau derek mobil
- Jasa perbaikan pipa dan ledeng
2. Bisnis Berbasis Lokasi
Google Ads efektif untuk bisnis yang mengandalkan pelanggan dari area tertentu. Anda bisa menargetkan radius beberapa kilometer dari lokasi usaha Anda, sehingga iklan hanya tampil pada orang yang relevan secara geografis.
Contoh bisnisnya.
- Klinik gigi
- Klinik kecantikan atau skincare
- Bengkel mobil atau motor
- Barbershop
- Restoran dan coffee shop
- Gym dan pusat kebugaran
3. Bisnis dengan Produk Bernilai Tinggi
Produk bernilai tinggi biasanya punya margin besar, sehingga biaya per klik lebih mudah tertutupi oleh keuntungan. Anda bisa pelajari cara kerjanya lewat dokumentasi resmi biaya per klik dari Google Ads ini.
Contoh bisnisnya.
- Furniture
- Properti, seperti rumah dan apartemen
- Produk elektronik, seperti AC, kulkas, dan mesin cuci
- Gadget
- Kendaraan dan rental mobil
Sebagai gambaran, salah satu pengembang properti pernah berhasil menjual empat unit rumah cluster senilai 2 miliar rupiah dan mendapat sekitar 1.900 pengunjung website dalam 30 hari lewat Google Ads.
4. Bisnis B2B
Bisnis B2B termasuk kategori bisnis yang cocok menggunakan Google Ads karena pencarian B2B biasanya sangat spesifik. Pelaku bisnis langsung mencari vendor atau penyedia layanan tertentu lewat Google untuk kebutuhan operasional mereka.
Contoh bisnisnya.
- Jasa pembuatan website
- Jasa IT dan software
- Vendor konveksi seragam
- Percetakan
- Supplier bahan bangunan
- Konsultan bisnis
5. Bisnis yang Mengandalkan Pemesanan atau Konsultasi
Bisnis yang mengutamakan leads dan konsultasi juga cocok beriklan di Google Ads. Calon pelanggan biasanya mencari informasi lebih dulu sebelum menghubungi penyedia jasa.
Contoh bisnisnya.
- Pengacara
- Konsultan pajak
- Jasa keuangan
- Kelas, bootcamp, dan pelatihan
- Event organizer
Ciri Bisnis yang Cocok Menggunakan Google Ads
Dari kelima kategori di atas, Anda bisa melihat tiga ciri utama bisnis yang cocok menggunakan Google Ads.
- Dicari berdasarkan kebutuhan yang mendesak atau spesifik
- Mengandalkan pelanggan dari lokasi tertentu
- Memiliki margin atau nilai transaksi yang besar
Jika bisnis Anda punya salah satu ciri di atas, Google Ads bisa jadi saluran iklan yang tepat untuk bisnis Anda.
Saatnya Coba Google Ads untuk Bisnis Anda
Bisnis yang cocok menggunakan Google Ads tetap butuh strategi yang tepat agar hasilnya maksimal, mulai dari riset kata kunci, landing page yang relevan, hingga pengaturan budget iklan. SUN Media membantu Anda menyusun dan mengelola iklan Google Ads sesuai karakter bisnis Anda. Hubungi SUN Media sekarang untuk konsultasi strategi Google Ads bisnis Anda.

